EN | ID
Aerial view of a large-scale clean energy development site

Platform

Mengubah Peluang Strategis Menjadi Proyek yang Bankable

Quantum mengkoordinasikan berbagai alur kerja teknis, regulasi, pengadaan lahan, pemangku kepentingan dan komersial yang diperlukan untuk mengubah sebuah peluang menjadi jalur yang teruji menuju investasi dan implementasi.

Lima Landasan Kelayakan Investasi

Hal yang Harus Ditetapkan Sebelum Investasi

  1. Kesesuaian Strategis

    Kebutuhan yang jelas, relevansi kebijakan, logika pasar, dukungan pemangku kepentingan, dan dasar pemikiran proyek yang terumuskan.

  2. Lokasi dan Hak

    Jalur yang komprehensif menuju akses lahan, penguasaan lokasi dan pemanfaatan proyek jangka panjang.

  3. Dasar teknis

    Pekerjaan sumber daya, jaringan listrik, rekayasa teknik, lingkungan dan desain sistem yang memadai untuk tahapan proyek tersebut.

  4. Persetujuan dan Keterlibatan Pemangku Kepentingan

    Perizinan yang diperlukan, otoritas yang berwenang menerbitkannya, serta keterlibatan pemangku kepentingan dan masyarakat yang dibutuhkan untuk memajukan proyek.

  5. Penataan Struktur Komersial

    Mitra yang teridentifikasi, jalur pendapatan, tanggung jawab, titik temu antarpihak dan alokasi semua risiko material.

Alur Kerja Pengembangan

Alur Kerja Pengembangan yang Terkoordinasi

Inisiasi dan Lokasi

  • Keterlibatan pemerintah, perusahaan utilitas, pelanggan dan mitra
  • Penilaian awal pasar dan mitra Identifikasi dan penyaringan lokasi
  • Pemetaan masyarakat dan pemangku kepentingan lokal
  • Akses lahan melalui opsi, sewa, perolehan atau konsesi

Teknis dan Regulasi

  • Penilaian sumber daya dan lokasi
  • Rekayasa teknik awal dan konfigurasi sistem
  • Studi jaringan listrik dan transmisi studi lingkungan dan sosial
  • Perizinan dan persetujuan regulator

Kesiapan Komersial dan Investasi

  • Struktur offtake dan pendapatan
  • Tanggung jawab mitra
  • Alokasi risiko dan titik temu antarpihak
  • Asumsi pelaksanaan dan operasional
  • Jalur uji ketuntasan dan kesiapan financial close

Pencapaian Pengembangan

Memajukan Proyek Melalui Pencapaian yang Telah Ditetapkan

  1. Penyaringan Peluang

    Kesesuaian strategis, permintaan, potensi lokasi, konteks mitra, peluang sosial dan kemasyarakatan serta kendala awal yang ada.

  2. Dasar Pengembangan

    Jalur lokasi, konsep teknis, peta regulasi, rencana untuk masyarakat dan pemangku kepentingan serta anggaran pengembangan.

  3. Perumusan Komersial

    Jalur offtake, mitra utama, alokasi risiko, struktur proyek dan asumsi pelaksanaan.

  4. Kesiapan Investasi

    Studi material, jalur persetujuan, paket uji tuntas, strategi pendanaan dan strategi penyelesaian persyaratan yang belum terpenuhi.

  5. Financial Close dan Kesiapan Pelaksanaan

    Dokumen proyek yang telah ditandatangani, komitmen modal, struktur pelaksanaan serta persyaratan mobilisasi.

Bukti yang dibutuhkan pada setiap tahapan pencapaian akan berbeda berdasarkan pasar dan proyek. Disiplin dalam pengambilan keputusan tetap konsisten.

Penataan Struktur Komersial

Menyusun Jalur Menuju Proyek yang Bankable

01

Pendapatan dan Offtake

Menilai kelayakan kredit mitra, merumuskan model pendapatan, struktur pembayaran, durasi kontrak dan kewajiban kinerja.

02

Lahan, Akses dan Jaringan

Menetapkan hak atas lahan, akses lokasi, tanggung jawab interkoneksi jaringan serta berbagai pengaturan yang diperlukan untuk pemanfaatan proyek jangka panjang.

03

Titik Temu Pelaksanaan

Mengalokasikan tanggung jawab rekayasa teknis, pengadaan, konstruksi, pasokan, logistik dan komisioning.

04

Alokasi Risiko

Menempatkan risiko material pada pihak yang paling mampu mengelolanya dan merumuskan langkah pemulihan apabila kewajiban tidak dipenuhi.

05

Persyaratan Pendanaan

Menerjemahkan persyaratan teknis, hukum, komersial dan regulasi ke dalam tahapan uji tuntas dan penutupan yang terstruktur.

Pembeda dalam Eksekusi

Pengembangan Membutuhkan Kemampuan Eksekusi yang Aktif

Quantum mengintegrasikan titik temu bagi kemasyarakatan, lahan, teknis, regulasi dan komersial di bawah satu garis akuntabilitas. Setiap permasalahan dieskalasi sejak dini; tanggung jawab yang transparan , dan tindakan korektif dikoordinasikan sebelum kendala menjadi kritis.

  • Keterlibatan masyarakat dan pengawasan komersial senior
  • Visibilitas manajemen di seluruh alur kerja paralel
  • Kepemilikan yang jelas atas segala keputusan, ketergantungan serta risiko yang belum terselesaikan
Pelajari Pengembangan yang Bertanggung Jawab